Rapat Tim Koordinasi Pelaksana Program Bantuan Sosial Pangan Provinsi Sulawesi Barat, dilaksanakan diruang rapat lantai II Kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Barat tanggal 10 September 2019. Rapat ini dihadiri Kasubdin Bantuan Stimulan Kemensos RI, Asisten Bidang Pemerintahan, Kepala Dinas Sosial Prov. Sulbar, Pejabat Dinas Sosial Kabupaten se-Provinsi Sulawesi Barat, Himbara (BNI, BRI, dan Bank Mandiri), kepala sub dirve bulog Kab. Mamuju & Polman serta Korteks Kabupaten se-Sulawesi Barat. Kegiatan ini bertujuan untuk berkomitmen melaksanakan penyaluran bantuan sosial pangan Tepat Sasaran, Tepat Jumlah, Tepat Harga dan Tepat Waktu.

Sebelumnya, Menteri Sosial, Agus Gumiwang Kartasasmita sudah memberikan surat edaran kepada pemerintah daerah maupun perum Bulog. Pada surat edaran tersebut disebutkan bahwa beras ataupun telur bahan pangan untuk e-warong, sumbernya dihimbau dari Bulog. Dengan demikian diharapkanĀ  kerja sama yang baik antara Tim Koordinasi (Tikor) dengan Sub Divisi Regional (Subdivre) agar menghasilkan suatu sinergi yang akan membuat Program Bantuan Sosial (Bansos) pangan berjalan lebih baik.

Ditemui usai rapat, Kepala Dinas Sosial Prov. Sulbar (Bau Akram Dai, SE, M.Si) mengatakan ada enam poin kesepakatan yang dicapai dalam rapat ini yaitu:

  1. Masing masing Kab. Menyiapkan Rekomendasi Suplayer yang direkomendasikan dari Dinsos Kab.
  2. Mekanisme yang ada pada Suplayer sesuai kesepakatan dengan Pemkab (Dinsos Kab)
  3. Subsidi silang mengenai mobilisasi bantuan pangan
  4. Melakukan koordinasi dengan pihak PT. Telkom dalam hal penyiapan jaringan pada daerah Blank Spot
  5. Kab. Mamuju, Pasangkayu dan Mateng kualitas Medium Poles Rp.8.900,-/Kg Up Gudang Bulog ke Suplayer
  6. Kab. Polman, Majene dan Mamasa kualitas MediumĀ  Rp.8.100,-/Kg Up Gudang Bulog ke Suplayer.
Rapat Tim Koordinasi Pelaksana Program Bantuan Sosial Pangan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *